Jumat, 9 Juli 2010 11:53 WIB Hukum Share :

Copet asal Sukoharjo nyaris tewas dihajar massa

Kediri–Seorang pencopet yang melakukan aksi di atas KA Senja jurusan Jakarta-Kediri nyaris tewas dihajar massa. Copet tersebut ialah Drajat Indra Purnomo ,36, asal Desa Puron, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Pelaku dihakimi massa saat kedapatan mencopet Sri Wigati ,36. Drajat diturunkan di Stasiun Kertosono dalam kondisi sekarat dengan luka lebam terdapat di sekujur tubuhnya. “Saat itu kereta baru keluar dari Stasiun Bagor dan perjalanan ke Kertosono. Saya enak-enaknya duduk eh dia datang dan langsung menarik tas saya, langsung,” ungkap Sri saat ditemui wartawan di kantor Kepala Stasiun Kertosono, Jum’at (9/7).

Sri menambahkan, dia memberanikan diri mengejar karena mengaku terdapat sejumlah surat berharga di dalam tas yang dibawanya. “Spontan saja saya meneriakinya, karena memang tas itu sangat berharga bagi saya. Ya kebetulan kondisi kereta juga padat, jadinya dia gampang ditangkap,” imbuhnya tanpa mau menyebut detail isi tas yang dibawanya.

Usai diturunkan di Stasiun Kertosono oleh Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), pelaku langsung diserahkan ke petugas dari Polsek Kertosono dan dilarikan ke UGD rumah sakit terdekat.

“Kami bawa ke RSUD Kertosono untuk dirawat dulu. Nanti kalau sudah baikan akan kami proses,” kata anggota Polsek Kertosono berseragam preman tanpa menyebutkan namannya.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…