Kamis, 8 Juli 2010 11:59 WIB Sepak Bola Share :

Sneijder tatap quadruple

CAPE TOWN— Playmaker Belanda, Wesley Sneijder, menatap trofi keempat musim ini setelah De Oranje mendepak Uruguay 3-2 di semifinal Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Rabu (7/7) dini hari WIB.

Dalam tiga front yang diikuti sebelumnya, perjuangan Sneijder selalu membuahkan trofi juara. Semua gelar tersebut diraihnya di level klub, bersama Inter Milan. Klub raksasa Italia itu diantarnya meraih gelar juara Seri-A, Coppa Italia dan Liga Champions (treble winners).

Saat ini, mantan bintang Real Madrid itu sudah menapakkan kaki di laga final Piala Dunia. Sneijder pun punya peluang merengkuh empat gelar sekaligus alias quadruple. Bahkan, ia juga bisa menyudahi turnamen di Afrika Selatan sebagai topskor.

“Ini capaian hebat dan hal luar biasa bagi Belanda. Memenangi enam laga beruntun (di putaran final Piala Dunia 2010), dan sekarang kami punya waktu lima hari persiapan untuk menyambut satu lagi pertandingan selama 90 menit,” ujar Sneijder, seperti dilansir yahoosports.com, Rabu.
“Ini sangat spesial. Saya sudah mengalaminya bersama Inter. Bermain di final selalu spesial, dan Anda harus menikmatinya karena momentum seperti ini tak terlalu sering terjadi. Saya berkata kepada rekan-rekan setim untuk menikmatinya dan merayakannya, kemudian memberikan segala yang kami punya,” imbuhnya.

Belanda menghadapi paruh kedua yang berat setelah Diego Forlan mampu membalas gol pembuka De Oranje via Giovanni van Bronchkorst. Perubahan taktik yang dilakukan pelatih Bert van Marwijk, terbukti efektif mengubah irama pertandingan Tim Negeri Kincir Angin.

Dengan Rafael van der Vaart di sebelahnya, Sneijder maju ke lini pertahanan Uruguay dan membawa Belanda kembali memimpin di menit ke-70. Tendangannya dari dalam kotak penalti sempat membentur pemain lain, sebelum meluncur melewati kiper Uruguay, Fernando Muslera, dan masuk ke pojok gawang.

Itu merupakan gol kelima Sneijder di Afrika Selatan. Koleksi golnya menyamai torehan milik striker Spanyol, David Villa, dan keduanya duduk bersanding sebagai top skor sementara Piala Dunia 2010.

“Pertandingan kontra Uruguay sangat berat, tapi kami akhirnya menang. Hanya itulah yang penting,” kata Sneijder mengomentari kemenangan timnya atas La Celeste, julukan Timnas Uruguay.

Sneijder dinobatkan sebagai Man of the Match pertandingan semifinal kemarin. Tak heran, pelatih Bert van Marwijk pun ikut memberikan pujian, tentunya tanpa mengabaikan peran pemain-pemain lainnya.

“Wesley Sneijder memainkan peranan yang sangat penting. Tapi juga sangat penting jika semua pemain, bahkan yang berada di bangku cadangan, bisa tampil sebaik itu,” puji Van Marwijk.


JIBI/SOLOPOS/yms

lowongan pekerjaan
PT. SO GOOD FOOD, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…