Kamis, 8 Juli 2010 16:48 WIB Solo Share :

Sebuah bus terjebak viaduk Gilingan

Solo (Espos)–Viaduk Gilingan, Banjarsari, tepatnya di perbatasan Kampung Cinderejo RT 6/RW V dengan Kampung Rejosari RT 3/XV, kembali memakan korban, Kamis (8/7) siang.

Sebuah bus kelas eksekutif, Budiman, yang mengangkut 36 orang terjebak di viaduk selama lebih kurang 36 menit. Bus dengan nomor polisi (Nopol) Z 7620 HC itu tersangkut di papan besi pengaman jalur rel kereta api (KA) sekitar pukul 13.00 WIB. Awak bus dan kru biro perjalanan wisata harus mengurangi angin ban kendaraan supaya bus bisa lewat.

Sebanyak 36 penumpang bus adalah pengurus sebuah koperasi di Pangandaran yang sedang dalam perjalanan pulang dari tur ke Pulau Dewata, Bali. Akibat bus tersangkut, jalur menjadi macet lantaran arus kendaraan dari arah timur dan barat tidak dapat lewat. Petugas Satlantas Poltabes Solo pun turun tangan mengalihkan sementara kendaraan dari timur di simpang empat Pasar Ngemplak.

Berdasar keterangan yang dihimpun Espos di lapangan, bus tidak dapat melintas lantaran mesin air conditioner (AC) di bagian atas tersangkut besi.  “Kami sedang perjalanan pulang dari tur di Bali. Sopir nekat mengambil jalur alternatif ini untuk mengindari macet bila lewat kota,” ujar Azis, 44, Staf Divisi Travel Biro Perjalanan Wisata Citra Mandiri yang memimpin rombongan.

kur

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…