Kamis, 8 Juli 2010 11:21 WIB Ekonomi Share :

Rasio kredit RI terendah di Asia

Jakarta–Rasio kredit terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sangat rendah, bahkan bisa dikategorikan terendah di Asia. Bank Indonesia (BI) pun kini tengah mencari cara bagaimana meningkatkan pertumbuhan kredit perbankan.

Salah satu cara untuk menggenjot pertumbuhan kredit perbankan adalah menerapkan aturan rasio simpanan terhadap kredit (LDR) yang dikaitkan dengan Giro Wajib Minimum (GWM), yang rencananya akan dirilis pada Juli 2010.

“Seperti yang disampaikan pak Darmin (Pjs Gubernur BI) yakni dalam waktu dekat. Saya kira pada Juli 2010 ini akan segera dikeluarkan,” ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D Hadad usai acara Perbanas Awards 2010 di Gedung WTC, Sudirman, Rabu (7/7), malam.

Aturan tersebut menurut Muliaman dikeluarkan untuk mendorong fungsi intermediasi perbankan yang saat ini sangat luas potensinya. “Intinya mendorong kredit agar terus mengalir. Karena saat ini rasio kredit kita terhadap GDP sangat rendah hanya 20% dan mungkin memang yang terendah di Asia,” kata Muliaman.

Muliaman menjelaskan, didalam aturan (LDR-GWM) tersebut nantinya LDR akan ditentukan batasannya kedalam sebuah range. “Jadi bank harus menyesuaikan LDR-nya agar masuk kedalam range tersebut. Nah jika berada diatas atau dibawah range sesuai ketentuan maka akan ada penalty bagi bank-bank dimana ada penyesuaian GWM,” paparnya.

Lebih lanjut Muliaman mengatakan, bank sentral menjamin range LDR yang harus dipenuhi perbankan sesuai dengan tolak ukur keseimbangan mikro dan makro ekonomi. “Makronya adalah kita yakin bahwa pertumbuhan ekonomi akan terjaga dan mikronya yakni tekanan likuditas yang juga disesuaikan,” ungkapnya.

Namun Muliaman mengatakan, pasca dikeluarkannya aturan tersebut nantinya bank akan diberikan tenggat waktu untuk mengimplementasikan aturan tersebut. “Tenggat waktunya 6 bulan kedepan. Jadi memang baru wajib berlaku tahun 2011,” imbuh Muliaman.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…