Kamis, 8 Juli 2010 12:16 WIB News Share :

Polisi pastikan aktivis ICW tidak dibacok

Jakarta–Polisi memastikan bahwa aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama S Langkun tidak dibacok. Dia hanya mengalami luka akibat pukulan benda tumpul.

“Kita memeriksa teman korban, korban tidak ada dianiaya dengan senjata tajam. Dia dihantam benda keras, tidak ada luka memar, dan di keningnya robek,” kata Kasat Reskrim Jaksel, Kompol Nurdi Satria Aji saat dihubungi, Kamis (8/7/2010).

Dia menjelaskan, korban sudah dikuntit pelaku yang berjumlah empat orang dengan menggunakan dua motor. “Korban tidak bisa mengidentifikasi karena kejadiannya cepat,” imbuhnya.

Polisi sudah melakukan olah TKP dan tidak ada senjata tajam. “Di lokasi hanya ada seretan besi 6 meter, motif belum diketahui,” tutupnya.

dtc

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…