Kamis, 8 Juli 2010 11:37 WIB News Share :

Komisi III DPR segera panggil Jaksa Agung

Jakarta–Komisi III DPR segera memanggil Jaksa Agung, Hendarman Supanji terkait pernyataan Hendarman bahwa pasal 335 KUHP adalah pasal sampah. Komisi III meminta klarifikasi karena Hendarman dipandang sudah melecehkan negara.

“Pasal penegakan hukum, kok, dianggap sampah. Waduh bahaya sekali ini. Harusnya Jaksa Agung tidak mengatakan seperti itu. Ini sama saja dengan mengatakan negara kita sampah,” kata anggota Komisi III DPR dari FPKS, Nasir Jamil, Kamis (8/7).

Oleh karena itu, Komisi III akan segera menjadwalkan pertemuan dengan Jaksa Agung usai reses DPR yang berakhir Senin pekan depan. Jaksa Agung akan dimintai keterangan apa motif dan alasan menyampaikan cacian terhadap produk undang-undang tersebut.

“Harus diklarifikasi, karena beliau itu aparatur penyelenggara negara. Alasannya apa dan apa solusinya? Mestinya yang menyampaikan seperti itu, kan, rekan LSM,” terang Nasir.

Nasir mengatakan, Komisi III melihat pernyataan Jaksa Agung disampaikan karena kepanikan akibat dituding ilegal oleh mantan Menkumham, Yusril Ihza Mahendra. Komisi III meminta Jaksa Agung tidak mencampuradukkan kepentingan pribadi dengan posisinya sebagai alat negara. “Jangan emosi sesaat lantas melukai negara,” kritiknya.

dtc/ tiw

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…