Kamis, 8 Juli 2010 20:27 WIB News Share :

Cut Tari dan Luna Maya akhirnya minta maaf kemasyarakat Indonesia

Jakarta--Presenter dan aktris Cut Tari menyampaikan permintaan maafnya pada masyarakat Indonesia, terkait kasus video pornonya. Tari minta maaf karena telah menimbulkan keresahan.

Permintaan maaf tersebut disampaikan oleh Tari saat menggelar jumpa pers di kantor pengacaranya, Hotman Paris Hutapea di Gedung Summitmas, Jl Jend Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (8/7/2010).

“Assalamualaikum, kepada Bapak Presiden Indonesia, Kapolri dan ibu, Bapak Kabareskrim beserta ibu, Kadiv Humas dan Direkutr 1, tokoh agama dan masyarakat dan para orangtua dan masyarakat Indonesia, atas nama pribadi dan keluarga saya mohon maaf sebesar-besarnya atas pemberitaan baru-baru ini yang menimbulkan keresahan,” urainya dengan meneteskan air mata.

“Sekali lagi saya mohon maaf, pembelajaran tersebut merupakan introspeksi berharga buat saya,” katanya lagi masih dengan menangis.

Sementara di tempat terpisah, aktris Luna Maya juga minta maaf atas video porno yang diduga dibintangi dirinya dengan sang kekasih, Ariel. Namun tidak ada pengakuan Luna merupakan bintang video syur tersebut.

“Saya juga minta maaf,” kata Luna yang didampingi kuasa hukumnya seperti ditayangkan Metro TV, Kamis (8/7/2010). Saat itu Luna mengenakan kemeja¬† putih dipadu rompi.

Berikut pernyataan maaf Luna yang disampaikan dengan terbata-bata:

“Saya juga ingin minta maaf pada keluarga saya yang mungkin …emh…ya intinya saya benar-benar minta maaf pada semua…Jadi…emmm mudah-mudahan…

Saya sebagai warga negara Indonesia yang taat hukum, karena ini negara hukum, proses yang sudah berjalan saya percayakan pada pihak yang berwajib dan mudah-mudahan masalah ini bisa diselesaikan secara damai tidak ada pihak lagi yang merasa dirugikan.

Ya sekali lagi saya minta maaf atas ketidaknyamanan pemberitaan tentang saya. Itu saja. Saya ucapkan terimakasih. Assalamu’alaikum”.

Setelah menyampaikan pernyataan itu mantan bintang iklan sabun itu sempat tersenyum.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…