Rabu, 7 Juli 2010 19:05 WIB Hukum Share :

Putusan PT beratkan Mamadou

Solo (Espos)–Pengadilan Tinggi (PT) Jateng memberatkan keputusan Pengadilan Negeri (PN) Solo yang menjatuhkan vonis tiga bulan dengan masa percobaan enam bulan terhadap pesepakbola Persis, Nova Zaenal dan pemain Gresik United, Bernard Mamadou. Pasalnya, dalam banding dari PT Jateng disebutkan kedua terdakwa bersalah dan dihukum enam bulan dengan masa percobaan 1 tahun.

Menurut Panitera Muda Pidana PN Solo, Sunarto, banding kedua pesepabola tersebut dipastikan turun awal pekan ini. Dengan turunnya banding dari kasus tindak pidana penganiayaan yang melanggar Pasal 351 ayat 1 KUHP, pihaknya langsung berupaya memberitahukan kepada pihak jaksa ataupun penasehat hukum.

“Ya, banding keduanya sudah turun beberapa hari terakhir,” ujarnya kepada wartawan di kantornya, Selasa (6/7).
Terpisah, Penasehat Hukum Nova Zaenal, yakni Heru Buwono membenarkan sudah turunnya banding tersebut. Di mana, hasilnya PT memutus terdakwa bersalah melakukan penganiyaan dan menghukum 6 bulan dalam masa percobaan 1 tahun.

Lebih lanjut Heru menerangkan, ke depan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan kliennya terkait pengambilan tindakan dalam rangka menyikapi turunnya banding tersebut. Langkah itu penting diambil, guna menyatukan visi antara dirinya dengan pihak klien.

Sebagaimana diketahui, PN Solo menjatuhkan vonis tiga bulan dengan masa percobaan enam bulan terhadap pesepakbola Persis, Nova Zaenal di Pengadilan Negeri Solo, Kamis (11/3). Vonis tersebut sama dengan hukuman terhadap pemain Gresik united yang tersandung kasus sama, Bernard Mamadou.

pso

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….