Rabu, 7 Juli 2010 12:13 WIB Ekonomi Share :

PLN tunda proyek PLTU Adipala

Jakarta–PT PLN (Persero) memutuskan untuk menunda penyelesaian proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Adipala, Cilacap, dengan kapasitas 660 Megawatt (MW) dari 2013 menjadi  tahun 2014.

Penundaan proyek yang masuk dalam program percepatan 10.000 Megawatt tahap I ini dilakukan karena pada tahun 2013 nanti cadangan daya di wilayah Jawa Bali sudah mencapai 45 %.

“Karena tidak adanya gunanya kalau diselesaikan dengan proyek-proyek lainnya. Menurut kami, ini akan membuat PLN tidak efisien karena penambahan daya tidak sebesar daya yang dibutuhkan,” kata Dahlan di sela acara kunjungan kerja jajaran direksi PLN ke Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (7/7).

Lagipula, lanjut Dahlan, dengan ditunda finalisasi prpyek ini menjadi tahun 2014 maka proyek tersebut bisa dikerjakan dengan disiplin tinggi dan tidak perlu terburu-buru. “Dengan dikerjakan sesuai prosedur yang baik maka pembangkit yang dihasilkan berkualitas the best,” ungkapnya.

Dahlan mencatat setidaknya terdapat empat PLTU dengan total 2.815 MW yang masuk dalam proyek 10.000 MW sudah beroperasi pada tahun ini. Keempat PLTU itu yaitu PLTU Suralaya (625 MW), PLTU Indramayu (900 MW), PLTU Rembang (630 Mw) dan PLTU Paiton 7 (660 MW).

Direktur Operasi sistem Jawa Bali PLN, IGA Ngurah Adnyana menambahkan, PLTU yang berada di Cilacap tersebut seharusnya sudah bisa beroperasi pada tahun 2013. Namun karena pasokan listrik di Jawa dan Bali sudah memadai maka sebaiknya ditunda. Saat ini beban puncak sistem Jawa Bali mencapai 17.896 MW dengan pasokan 22.000 MW.

“Akhir tahun beban puncak diperkirakan mencapai 19.000 MW. Tapi dengan tambahan daya dari pembangkit baru sehingga pasokan listrik menjadi 24.000 MW. Jadi pasokannya masih cukup,” paparnya.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….