Rabu, 7 Juli 2010 15:30 WIB Sragen Share :

Perhutani panen jagung seluas 5,1 hektare

Sragen (Espos)–Puluhan petani bersama pegawai Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perum Perhutani Surakarta melakukan panen raya jagung jenis pioneer P21 seluas 5,1 hektare di Dukuh Winong, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Sragen. Panen raya itu bertujuan untuk memperkenalkan alih tanaman tebu ke tanaman jagung di lahan milik Perum Perhutani.

Panen raya tersebut dihadiri Wakil Administratur KPH Perum Perhutani Surakarta Haruna Aji Wibawa dan sejumlah staf KPH. Aster Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tangen, Syarif Sumaryono juga turut mendampingi panen raya itu.

“Luas lahan Perhutani di wilayah resort pemangkuan hutan (RPH) Jenar seluas 4.525 hektare. Sekitar 5,1 hektare di petak 53E ditanami jagung yang saat ini dipanen bersama-sama masyarakat setempat. Penanaman jagung ini dilakukan bekerja sama dengan perusahaan produksi bibit jagung Pioneer P21. Sebenarnya panen raya jagung ini bertujuan ingin mengenalkan tanaman pengganti tebu, karena tanaman tebu akan ditata ulang,” tukas Aster BKPH Tangen Syarif Sumaryono saat ditemui wartawan di sela-sela panen raya.

trh

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…