Rabu, 7 Juli 2010 18:11 WIB Hukum Share :

Peras mandor Nunung 'Srimulat', warga Sumber di bui

Solo (Espos)–Andi Rismanto alias Ambon, 28, warga Sumber, Banjarsari terpaksa harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, pemuda pengangguran yang sering meresahkan masyarakat setempat tersebut melakukan perampasan terhadap pekerja bangunan suruhan Wulantri Praptiyani, 36, yang tidak lain adalah adik kandung Nunung ‘Srimulat’.

Informasi yang dihimpun Espos, sekitar dua bulan terakhir diketahui Nunung ‘Srimulat’ membangun sebuah rumah di kawasan Sumber. Di mana, segala urusan terkait pembangunan itu diserahkan adiknya bernama Wulantri Praptiyani.

Dalam prosesnya, Wulantri Praptiyani menunjuk mandor bangunan bernama Supri. Merasa ada ‘mangsa’ di kampungnya, tersangka langsung mendatangi bangunan rumah milik Nunung ‘Srimulat’ dengan pengaruh minuman keras (Miras). Saat itu, dirinya langsung melakukan pemerasan terhadap mandor bangunan bernama Supri sebagai uang jatah preman yang nilainya mencapai Rp 150.000. Lantaran, dianggap terlalu tinggi, mandor bangunan hanya memberikan uang jatah preman senilai Rp 20.000.

Karena tidak ada pilihan lain, akhirnya pemberian uang tersebut diterima tersangka dengan syarat setiap akhir pekan harus menyetor uang sesuai keinginannya. Jengkel dengan tindakan tersangka, akhirnya mandor bangunan melaporkan peristiwa tersebut ke kepolisian.

“Setidaknya, tersangka sudah melakukan pemerasan sebanyak tiga kali. Di sisi lain, tersangka ini dikenal sering meresahkan warga setempat. Sekalipun, antara pelaku dengan korban ini sebenarnya sudah kenal baik di waktu sebelumnnya,” tegas Kanitreskrim, Ipda Teguh Sujadi mewakili Kapolsek Banjarsari, AKP Edison Pandjaitan dan Kapoltabes Solo, Kombes Pol Nana Sudjana saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (7/7).

pso

lowongan pekerjaan
PT. Lemindo Abadi Jaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…