Rabu, 7 Juli 2010 22:08 WIB Ekonomi Share :

Juni realisasi ekspor naik

Solo (Espos)–Realisasi ekspor berbagai komoditas di Kota Solo kembali meningkat pada Juni 2010 ini. Pelaku usaha, berharap pasar global bisa terus pulih agar volume ekspor bisa terus dinaikkan.

Jika bulan Mei nilai ekspor sebesar US$3.106.140,99 sementara volumenya 761.392,11 kg maka pada Juni kemarin nilai dan volume ekspor naik, masing-masing menjadi US$5.986.676,97 dengan volume 947.692,39 kilogram. Sementara, jika dibandingkan April, realisasi ekspor bulan Juni juga lebih besar. Ekspor April sendiri hanya senilai US$4.295.203,83 dengan volume 864.992,43 kg.

Berdasarkan surat keterangan asal (SKA) yang diterbitkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Solo, Rabu (7/7), beberapa komoditas yang mengalami peningkatan ekspor adalah kantong plastik, kartu ucapan, karung plastik, kayu olahan, kerajinan dari kayu, peralatan kantor, dan keramik. Kecuali batik, justru mengalami penurunan. Namun, kendati komoditas batik nilai ekspornya turun dari US$584.033,10 pada bulan Mei menjadi US$812.493,12 pada bulan Juni, namun volumennya tetap meningkat, yakni dari 27.352,34 kg menjadi 43.231,34 kg.

Untuk komoditas utama Kota Solo, yakni mebel juga kembali meningkat. Yakni dari nilai ekspor US$706.340,21 dengan volume 275.124,47 kg per Mei, menjadi US$684.801,56 dan volume 291.118,88 kg,

Untuk tekstil dan produk tekstil (TPT) juga naik dari nilai US$983.347,36 dengan volume 103.068,25 kg menjadi US$3.775307,74 dengan volume 248.402,12 kg.

haw

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…