Rabu, 7 Juli 2010 12:40 WIB Solo Share :

HTI Soloraya tolak kenaikan TDL

Solo (Espos)–Puluhan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Soloraya menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan tarif dasar listrik (TDL) di Gedung DPRD Solo, Rabu (7/7).

Mereka menggelar orasi di depan Gedung Paripurna DPRD. Selain menggelar orasi, mereka juga membawa sejumlah poster dan spanduk yang bertuliskan Kenaikan TDL Buah Liberalisasi Ekonomi, Kapitalisme Makin Menyengsarakan dan Ganti Ekonomi Liberal.

Menurut koordinator aksi, Erland Alfath Fathonie, pemerintah beralasan menaikkan TDL untuk mengurangi beban subsidi. “Meski tidak semua golongan pemakai dinaikkan, namun kenaikkan TDL tetap saja akan menyulitkan masyarakat luas,” papar Erland.

Massa HTI ditemui langsung oleh Ketua DPRD Solo YF Sukasno, Wakil Ketua DPRD Supriyanto, Ketua Komisi IV, Zaenal Arifin dan sejumlah anggota Komisi IV lainnya. Sukasno mengatakan, DPRD Solo telah melayangkan surat ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dia mengatakan, tanggal 28 Juni lalu, secara resmi DPRD melayangkan surat ke presiden agar tidak menaikkan TDL. Setelah menggelar orasi dan ditemui oleh anggota Dewan, massa HTI akhirnya membubarkan diri.

dni

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…