Rabu, 7 Juli 2010 11:13 WIB News Share :

Bangkai pesawat Trike ditemukan di Cileuleuy

Bandung–Pesawat Trike PSK-135 hilang sejak Minggu (4/7) lalu dikabarkan telah ditemukan di kawasan Cileuleuy yang berada di perbatasan Garut dan Pangalengan.

Hal itu diungkapkan Danlanud Sulaeman, Kolonel Pnb Gutomo di Lanud Sulaeman yang mengaku mendapatkan informasi dari tim pencarian di lapangan. “Informasi terakhir, benar ditemukan pesawat di lokasi itu. Tim sedang meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar Gutomo saat dihubungi via ponselnya, Rabu (7/7).

Namun dikatakan Gutomo, yang ditemukan baru pesawatnya saja sementara dua awak pesawat yaitu Noto dan Panji hingga kini masih belum diketahui keberadaannya. Ia menjelaskan, untuk menuju ke lokasi temuan pesawat, jika menggunakan jalur darat, harus menggunakan mobil dengan kondisi baik. “Lokasinya ada di tengah hutan,” katanya.

Sebelumnya, Selasa (6/7) Wakil Ketua Persatuan Olahraga Dirgantara (Pordirga) Microlight Jabar, Saleh Sudrajat menyatakan pencarian atas dua awak pesawat Trike yang hilang akan diarahkan ke Cileuleuy, Garut. Karena berdasarkan informasi baru, ada lima orang warga di Cileuleuy, Garut yang mengaku melihat dan mendengar pesawat melintas.

Sesuai dengan sinyal yang terlacak oleh Telkomsel, juga terdeteksi sinyal terakhir berada di Pakenjeng, Garut yang daerahnya tak jauh dari Cileuleuy.

Pada Sabtu (3/7), dua pesawat jenis Trike yang sama berangkat dari Lanud Sulaeman menuju Pangandaran. Dua pesawat tersebut pada Minggu, berangkat kembali lagi ke Lanud Sulaeman pada pukul 10.30 WIB.

Satu pesawat yang diawaki Ivan dan Anwar sampai di Lanud Sulaeman, sementara satu pesawat yang diawaki Noto dan Panji hingga kini masih juga belum diketahui kabarnya.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…