Rabu, 7 Juli 2010 23:26 WIB Sukoharjo Share :

AI masih mengancam, perbatasan diawasi ketat

Sukoharjo (Espos)–Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) melakukan pengawasan ketat di daerah perbatasan menyusul sejumlah wilayah masih berpotensi Avian Influenza (AI) yang disebabkan virus H5N1.

Hal tersebut disampaikan Kepala DKK Sukoharjo, dr Agus Prihatmo ketika dijumpai wartawan, Rabu (7/7). Agus menjelaskan, beberapa kecamatan yang diawasi ketat antara lain Mojolaban, Polokarto serta perbatasan Wonogiri (Bulu dan Nguter-red). “Daerah perbatasan sekarang ini memang kami awasi ketat. Sebab, beberapa wilayah memang masih berpotensi terjangkit AI,” terang dia.

Disinggung mengenai delapan orang yang diduga menderita illness like influenza (Ili) di Menjing, Kayuaapak, Polokarto, Agus mengatakan tidak benar. Dia mengatakan, delapan orang yang menderita gejala mirip AI tersebut setelah dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Moewardi ternyata menderita demam berdarah dengue (DBD).

Meski hasil pemeriksaan gejala AI negatif, Agus menambahkan, pihaknya tetap melakukan upaya antisipasi. Langkah antisipasi itu selain dengan pengawasan ketat juga dengan penyelidikan epidemologi (PE). Dengan langkah tersebut, diharapkan tidak lagi terjadi kasus AI di Sukoharjo menyusul sebelum ini sudah ada satu orang yang meninggal dengan vonis positif AI.

Mengenai persediaan tamiflu untuk antisipasi penyebaran AI, Agus menjelaskan, DKK memastikan persediaan aman. “Untuk stok tamiflu kami jamin aman. Menurut catatan kami, bantuan dari pemerintah pusat untuk tamiflu sekarang ini ada 122 dosis dan semuanya masih belum terpakai. Obat-obat itu sekarang masih kami simpan di kantor. Kemudian mengenai stok tahun lalu juga belum kedaluarsa sehingga masih bisa digunakan. Intinya bisa saya jamin stok tamiflu cukup,” terangnya.

aps

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

AGENDA PRESIDEN
Datangi Undip, Jokowi Gagas Jurusan Ekonomi Digital

Agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) kali ini memberikan pidato di perayaan Dies Natalis ke-60 Undip. Solopos.com, SEMARANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Universitas Diponegoro (Undip) melakukan inovasi pendidikan guna memenuhi kebutuhan menghadapi perubahan zaman di era digital seperti saat…