Selasa, 6 Juli 2010 11:18 WIB Internasional Share :

Pesawat Iran dilarang isi bahan bakar di Jerman & Inggris

Teheran–Pemerintah Iran berang bukan kepalang. Pesawat-pesawat dari maskapai Iran dilarang mengisi bahan bakar di Jerman, Inggris dan Uni Emirat Arab. Rupanya perusahaan minyak British Petroleum (BP) memutuskan tidak memberikan bahan bakarnya.

“Sejak minggu kemarin, pesawat-pesawat kami tidak diberi bahan bakar di berbagai bandara Inggris, Jerman dan UEA karena sanksi dari AS,” kata Sekretaris Iranian Airlines Union kepada kantor berita ISNA yang dilansir Reuters, Selasa (6/7).

Akibatnya dua maskapai Iran yaitu Iran Air dan Mahan Airlines terganggu aktivitasnya. Nah, rupanya BP memutuskan tidak memberikan bahan bakar. Perusahaan yang sedang mengalami tekanan dari AS akibat menumpahkan minyak di Teluk Meksiko ini mengatakan, mereka mendukung sanksi yang diberikan AS terhadap Iran.

“Kami menyesuaikan dengan sanksi internasional yang diterapkan di negara di mana kami beroperasi,” kata petinggi BP yang dikutip The Financial Times.

Iran memang terus mendapatkan kecaman negara-negara Barat yang dikomandoi AS, karena program nuklir yang dipertahankan para politisi Teheran. Presiden AS Barack Obama pada Kamis lalu mengajak sekutu-sekutunya untuk menahan impor minyak Iran dan memperketat isolasi terhadap Iran.

Pejabat di Washington memuji langkah yang diambil oleh BP. “Sektor komersial internasional membuat keputusan yang benar. Ini waktunya bagi Iran membuat pilihan tepat untuk mematuhi tuntutan internasional,” kata pejabat itu.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…