Senin, 5 Juli 2010 18:45 WIB Sukoharjo Share :

Wereng kembali jadi ancaman

Sukoharjo (Espos)–Dinas Pertanian (Dispertan) menengarai wereng bakal menjadi ancaman lagi menyusul tiga hari ini wereng bunting mulai menetaskan telurnya.

Berdasar informasi yang dihimpun, kali pertama serangan wereng yang terjadi sejak pertengahan musim tanam (MT) pertama, sekarang tidak lagi gencar. Bahkan serangan wereng hingga ke permukiman sekarang juga jauh berkurang. Kondisi tersebut menurut Dispertan tidak akan berlangsung lama. Pasalnya, dalam waktu dekat serangan wereng akan datang kembali. Penyebabnya, tiga hari ini wereng bunting yang pernah menyerang Kota Makmur dalam proses penetasan.

“Kami menerima laporan dari para petani bahwa selama ini tiga hari ini wereng-wereng bunting mulai bertelur. Begitu wereng betina menetaskan telurnya, mereka akan langsung mati. Setelah mati, yang menyerang Sukoharjo berganti anak-anak wereng ini,” ujar Sekretaris Dispertan, Endang Tien Maryuni ketika dijumpai wartawan, Senin (5/7).

Usai penetasan telur, Endang menambahkan, kemungkinan serangan wereng akan terjadi lagi di Kota Makmur. Oleh sebab itu, Dispertan meminta warga khususnya petani bersikap waspada.

aps

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…