Senin, 5 Juli 2010 19:28 WIB Pendidikan Share :

Server PPDB error, Kemendiknas imbau orangtua siswa tak was was

Jakarta – Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) RI menyebut insiden macetnya input data Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online SMA/SMK DKI Jakarta sebagai musibah. Orangtua siswa diminta tidak was-was.

“Selagi siswa tersebut memenuhi syarat orangtua tidak perlu khawatir,” kata Kepala Pusat Informasi Kemendiknas, M. Muhadjir, Senin (5/7/2010).

Menurutnya, pelajar yang ingin melanjutkan ke jenjang SMA atau SMK Negeri memiliki peluang besar, karena di dalam PPDB setiap pendaftar memiliki 5 pilihan sekolah.

“Ini musibah saja, langsung konfirmasi Dinas Pendidikan setempat kalau mendapati seperti ini,” ujarnya.

Penggunaan sistem online, lanjutnya, merupakan tuntutan organisasi agar lebih transparan dan akuntabel.

“Justru dengan online menjadi lebih transparan dan akuntabel. Harus dilihat secara objektif,” jelas Muhadjir.

Pemda DKI telah memberlakukan tiga kali pendaftaran secara online. Peristiwa macetnya input data akan menjadi pelajaran pihaknya. “Ini untuk pembelajaran di tahun depan,” katanya.

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta merilis jadwal para lulusan SMP untuk melakukan mendaftar ulang secara online dari tanggal 6-8 Juli 2010.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…