Senin, 5 Juli 2010 12:44 WIB News Share :

Rumah pribadi nyimpan asesoris elpiji ilegal

Jakarta–Tim PPNS Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Kementerian Perdagangan dan Bereskrim Mabes Polri menggerebek lokasi rumah yang diduga menyimpan ribuan asesories selang dan regulator elpiji ilegal alias tak berstandar (SNI).

Lokasi rumah berada di Jalan Jelambar Baru, Komplek Pakuon, Tanjung Duren, Blok C 12, Jakarta yang merupakan lokasi CV. Atma Totalindo.

Direktur Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Kementerian Perdagangan Inayat Iman mengatakan langkah ini bagian dari pengawasan pemerintah terhadap peredaran barang khususnya terkait produk elpiji dan asesorisnya.

“Kita lihat saja nanti, ini masih dugaan,” katanya saat ditemui di lokasi penggerebekan, Senin (5/7/2010).

Beberapa merek paket selang dan regulator yang ditemukan lokasi antara lain merek Inti Gas, Total, Golden Gas, Blue Sky, dan Tekva.

“Kita tahunya sebagai rumah pribadi, pemiliknya Goh. Masyarakat tahunya itu rumah pribadi,” kata seorang petugas pertahanan sipil lokasi.

Sementara itu Johanes salah satu pegawai senior CV Atma Totalindo mengatakan pihaknya melakukan perakitan dan pengemasan selang dan regulator sejak 2 tahun lalu di lokasi tersebut.

“Yang kerja di sini 15 orang, lokasi ini sebenarnya sementara saja,” katanya.

Johanes membantah kalau pihaknya merakit produk yang tak ber-SNI. Bahkan dia mengatakan sudah mendapat sertifikat dari Win Gas. “Kita hanya perakitan saja,” jelas Johanes.

dtc/isw

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…