Senin, 5 Juli 2010 14:49 WIB Sragen Share :

Pasar Joko Tingkir bakal ditata

Sragen (Espos)–Selain penataan Pasar Bunder, Dinas Perdagangan dan Perpajakan Daerah (DP2D) Sragen segera melakukan penataan Pasar Joko Tingkir di kawasan Nglangon, Sragen. DP2D mengusulkan anggaran senilai Rp 3 miliar ke APBN 2010 untuk merevitalisasi pasar tersebut.

Kepala DP2D Sragen, Parsono kepada Espos, Senin (5/7), mengungkapkan, revitalisasi Pasar Joko Tingkir secara total membutuhkan anggaran cukup besar. Kebutuhan dana berdasarkan perhitungan DP2D, kata dia, mencapai Rp 30 miliar. Namun Parsono berencana bakal memrioritaskan penataan pada kios sisi selatan pasar itu.

“Kios-kios itu terkesan kumuh dan dikhawatirkan digunakan untuk praktik-praktik asusila. Kami sudah mengusulkan dana sekitar Rp 3 miliar ke pemerintah pusat tahun ini. Selain itu untuk dana pendampingnya juga sudah diusulkan ke APBD-Perubahan senilai Rp 500 juta,” tandasnya.

Menurut dia, posisi kios itu sebenarnya berupa kios. Selama anggaran mencukupi, lanjutnya, para pedagang tidak dibebani biaya revitalisasi.

trh

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…