blogspot.com
Senin, 5 Juli 2010 15:24 WIB Solo Share :

Harga obat mahal, keluarga Panji kesulitan biaya

Solo (Espos)–Panji Risang Anugerah Putera,bayi enam bulan warga Purwosari, Laweyan kini masih berjuang untuk sembuh. Pascaoperasi di RS Harapan Kita Jakarta, 25 Juni lalu, kondisi putra bungsu Dimas Tri Rahutomo dan Lirih Juwita Sari ini belum membaik.

Menurut penuturan Lirih, Panji sempat sadar setelah beberapa hari operasi. “Namun kembali ditidurkan karena ternyata masih belum normal, masih ada gangguan pada paru-paru,” katanya kepada Espos, Minggu (4/7) malam.

Saat ini Panji sudah sadar. Akan tetapi kondisinya masih harus ditopang dengan sejumlah obat-obatan yang mahal. “Sekali suntik Rp 750.000, padahal harus setiap hari suntikannya,” katanya.  Saat ini ia tengah mengalami kesulitan untuk membiayai biaya obat anaknya.

Kondisi ini membuat Lirih kembali berharap ada bantuan dari dermawan untuk membantu meringankan beban biaya kesembuhan anaknya itu. Ia menceritakan, setiap anaknya merintih dan menangis, nafasnya terengal-sengal. “saya nangis melihatnya, pasti sangat sakit,” katanya.

Ketua DPD II Golkar Kota Solo, Hardono, menyayangkan sikap rumah sakit yang tidak turut membantu biaya obat-obatan. “Saya prihatin rumah sakit tidak mengedepankan sisi kemanusiaan, tapi hanya sekedar transaksional,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, akan berjuang iut membantu meringankan beban keluarga Panji, terlebih beban masalah tersebut dialami rakyat yang keadaan ekonominya menengah ke bawah dan tidak mampu menjangkau biaya pengobatan yang mahal. Ia akan berusaha mencari dermawan untuk dapat membantu biaya pengobatan Panji.

“Kebetulan saat ini saya baru Rakornas Golkar di Jakarta, akan saya sampaikan kepada kawan-kawan di Jakarta, semoga Alloh memudahkan jalan kita semua dalam membantu keluarga Panji,” katanya.

m86

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…