Minggu, 4 Juli 2010 23:27 WIB Klaten Share :

Validasi Rombel siswa, Disdik terjunkan tim

Klaten (Espos)–Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten akan menerjunkan tim ke setiap sekolah untuk memastikan jumlah siswa yang diterima selama penerimaan siswa baru (PSB) sesuai dengan ketentuan rombongan belajar (Rombel).

Kabid Pendidikan Dasar Disdik Klaten yang membidangi PSB, Drs Budiyanto MPd saat dihubungi Espos, Minggu (4/7), mengatakan ketentuan jumlah siswa dalam satu Rombel adalah 34-36 anak. Menurutnya, ketentuan jumlah siswa dalam satu Rombel itu dimaksudkan untuk mengefektifkan kegiatan belajar mengajar (KBM). “Kalau sudah lebih dari 36 siswa ya tidak boleh. Kalau terlalu banyak siswa nanti KBM justru tidak efektif,” ujarnya.

Budiyanto menjelaskan, Disdik Klaten akan menerjunkan tim ke setiap sekolah untuk mengetahui jumlah siswa yang diterimanya. Menurutnya, tim itu akan bekerja pada saat masa orientasi siswa (MOS) berlangsung di setiap sekolah. Jika sejumlah terbukti melanggar ketentuan Rombel tersebut, kata Budiyanto, Disdik tidak segan-segan memberikan teguran kepada kepala sekolah yang bersangkutan.

Budiyanto menambahkan, setiap sekolah berhak menambah Rombel jika sudah mengantongi izin dari Kadisdik Klaten. Jumlah Rombel itu ditentukan dari jumlah tenaga pendidik maupun sarana dan prasarana penunjang KBM.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…