Sabtu, 3 Juli 2010 20:09 WIB Sukoharjo Share :

Yayan Yulianto tak lagi tinggal di Grogol

Sukoharjo (Espos)–Ketua RT 1/IV Jati, Cemani, Grogol, Tukino menjelaskan, Yayan Yulianto sudah lama tidak tinggal di wilayahnya. Pasalnya, yang bersangkutan sudah pindah ke Gentan bersama isterinya meski status di kartu tanda penduduk (KTP) masih di Cemani.

“Yayan memang sejak kecil tinggal bersama orangtuanya di sini. Namun setelah menikah, delapan bulan yang lalu dia bersama isterinya kemudian pindah ke Gentan. Jarang sekali dia ke sini untuk menjenguk orangtuanya,” ujar dia ketika dijumpai wartawan di kediamannya, Sabtu (3/7).

Sejak kecil hingga remaja, Tukino menjelaskan, Yayan adalah sosok yang menyenangkan. Namun demikian sejak tiga tahun terakhir peringainya berubah drastis yaitu sejak dia mulai aktif mengikuti jamaah di sebuah pondok pesantren. “Sejak tiga tahun ini Yayan mulai berubah. Dia menjadi sosok yang tertutup. Kalau dulu dia selalu menyapa tetangga dan suka menolong, beberapa tahun ini dia malah tidak mau disapa dan hanya diam kalau ditegur. Ketika ada tetangga yang bertanya sekedar basa-basi, dia juga tidak pernah menjawab,” jelasnya.

Tukino menambahkan, ketika diundang untuk mengikuti kertja bakti, Yayan juga tidak pernah hadir. Dengan sikapnya itu, tetangga akhirnya malas menegur. Berbeda dengan Yayan, Tukino menambahkan, orangtuanya sampai saat ini masih berhubungan baik dengan para tetangga.

Ditanya mengenai isteri Yayan, Tukino menjelaskan, tidak begitu tahu.
Mengenai kabar Yayan tertangkap, Tukino mengaku tidak tahu. Pasalnya, hingga saat ini belum ada pihak berwajib yang datang ke rumahnya.

aps

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…