Sabtu, 3 Juli 2010 11:46 WIB Sepak Bola,Sport Share :

Warga Manado turunkan atribut Brazil

Manado–Sejumlah warga di Kota Manado secara sukarela menurunkan berbagai atribut tim nasional Brazil, seiring kegagalannya melaju di babak semi final Piala Dunia Afrika Selatan, Jumat malam (2/7).

“Kekalahan Brazil dari Belanda memang menyimpan kesedihan tersendiri, karena tim itu favorit saya sehingga harus juga diturunkan atributnya,” kata Jopie, salah satu fans Brazil di Manado, Sabtu (3/7).

Sejumlah atribut yang diturunkan, seperti bendera dengan berbagai ukuran yang dipajang di atas rumah warga, gedung bertingkat hingga pohon-pohon.

Kemudian atribut lainnya ditempel di rumah, kendaraan pribadi serta berbagai asesoris lainnya.
“Walaupun saya sudah menurunkan atribut Brazil, tidak berarti saya harus mengalihkan dukungan ke negara lain,” ujar Steven, salah satu warga Manado lainnya.

Sementara itu, warga lainnya menurunkan bendera Brazil dan diganti dengan sejumlah bendera negara lainnya yang masih akan bertarung di perempat final.

“Saya sudah ganti dengan bendera tim nasional Argentina, karena Brazil dan Argentina sesama rumpun Amerika Latin yang memiliki karakter bermain indah,” ujar Sofia, salah satu karyawati swasta di Manado.

Sementara beberapa atribut lainnya masih bertahan di rumah-rumah warga, seperti bendera dari negara Jerman, Argentina, Spanyol, Belanda maupun Uruguay yang dinilai memiliki kans untuk menjuarai Piala Dunia Afrika Selatan.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…