Sabtu, 3 Juli 2010 18:19 WIB Sragen Share :

Tim gabungan bakal gelar operasi elpiji

Sragen (Espos)–Tim gabungan Dinas Perdagangan dan Perpajakan Daerah (DP2D), Dinas Perindustrian Koperasi UMKM (Disperinkop UMKM), Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) dan Satuan Polisi Pemong Praja (Satpol PP) bakal melakukan operasi penertiban distribusi elpiji ke sejumlah pangkalan dan agen di Bumi Sukowati, Selasa (6/7) besok.

Operasi dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat tentang isi tabung elpiji yang tidak sesuai kapasitas, banyaknya penggunaan tabung gas, selang dan regulator yang belum berstandar SNI. Kepala DP2D Sragen, Parsono saat ditemui Espos, Sabtu (3/7), mengungkapkan, rencana operasi gabungan dirapatkan pada Senin (5/7) dengan melibatkan sejumlah instansi terkait. Menurut dia, operasi kali pertama bakal mendatangani stasiun pengisien bahan energi (SPBE) Sambungmacan dan dilanjutkan ke sejumlah agen dan pangkalan.

“Kami tidak hanya sekedar operasi kapasitas tabung elpiji, tetapi juga mengecek standar penggunaan tabung gas, selang dan regulator yang sudah ber-SNI atau belum. Selain itu kami juga akan mengecek harga eceran di pangkalan dan agen. Yang jelas harga tertinggi elpiji ukuran tiga kilogram senilai Rp 12.750/buah. Jika melebihi harga tersebut, ya bakal kami laporkan ke PT Pertamina,” tukas Parsono.

Parsono juga menerima keluhan masyarakat tentang harga elpiji tiga kilogram yang mencapai Rp 13.000/buah. Dia mengatakan, apa pun pelanggaran dalam operasi gabungan itu bakal disampaikan ke PT Pertamina.

“Kami akan mengundang PT Pertaminan untuk melakukan sosialisasi tentang penggunaan tabung gas, selang dan regulator ber-SNI. Sekaligus sosialisasi tentang harga eceran tertinggi (HET) elpiji. Sosialisasi dibarengkan dengan momentum sepeda santai Minggu (4/7),” imbuhnya seraya menyebut kuota elpiji di Sragen sebanyak 8.045 tabung per hari.

trh

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…