Sabtu, 3 Juli 2010 15:56 WIB Ekonomi Share :

KADIN akan perjuangkan pajak lebih ringan

Palembang–Kamar Dagang dan Industri akan memperjuangkan agar pajak yang dibebankan terhadap perusahaan lebih ringan. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) pusat Adi Putra Taher usai penutupan musyawarah provinsi Kadin Sumatera Selatan (Sulsel), di Palembang, Sabtu (3/7), mengatakan, pihaknya akan memperjuangkan supaya pajak yang dipungut lebih ringan.

Selain penutupan musyawarah daerah, juga dilakukan pengukuhan Ketua Umum Kadin Sumsel terpilih periode 2010-2015, A Rizal. Adi Putra mengatakan jika perlu pajak itu tidak dipungut lagi agar iklim berusaha semakin bagus.

Berdasarkan data, kata dia, pajak yang dipungut antara lain pajak penghasilan badan. Selain itu, pihaknya juga mengusulkan agar ada penangguhan PPN atas impor barang modal.

Memang, kata dia, untuk meningkatkan iklim investasi, selain pajak juga pelayanan yang prima dan infrastruktur yang mendukung.

“Apabila semua itu sudah terpenuhi, maka kondisi investasi akan semakin berkembang,” katanya.

Pihaknya juga akan membahas masalah pembebasan lahan dengan Badan Pertanahan Nasional.
“Hal itu ditempuh, karena setiap pembukaan lahan untuk usaha seperti industri, sering bermasalah, sehingga perlu dibahas bersama,” katanya.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…