Sabtu, 3 Juli 2010 22:11 WIB Ekonomi Share :

Inflasi 2010 bisa tembus 5,8%

Jakarta – Laju Inflasi pada tahun 2010 diproyeksikan dapat menembus level 5,8% atau sekitar 0,5% di atas target inflasi yang ditetapkan dalam APBN-P 2010 yang sebesar 5,3%.

Kenaikan angka inflasi ini dipicu oleh kenaikan harga bahan makanan.

Business Economics Research PT Bank CIMB Niaga Tbk mencatat kenaikan inflasi (year on year) telah terjadi pada bulan Juni 2010 dimana telah mencapai 5,05%. Padahal bulan sebelumnya Mei 2010 inflasi tercatat hanya 4,16%.

“Angka ini lebih tinggi dari perkiraan kami sebesar 4,21% dan perkiraan pasar 4,46%,” demikian hasil riset CIMB Niaga seperti dikutip dari siaran pers yang diterima detikFinance, Sabtu (03/07/2010).

Sementara itu, Business Economics Research CIMB Niaga melihat secara (month on month), inflasi umum pada bulan Juni mencapai 0,97% atau naik sekitar dibandingkan 0,29% pada bulan Mei 2010. Kenaikan laju inflasi dikarenakan naiknya bahan makanan, terutama harga cabe dan beras, dikarenakan pudarnya dampak musim panen.

“Dengan terkendalinya tingkat inflasi hingga kuartal IV-2010, kami
mempertahankan perkiraan inflasi akhir tahun pada 5,8%,” jelasnya.

Business Economics Research CIMB Niga juga melihat dengan stabilnya laju inflasi inti hingga kuartal IV-2010, Bank Indonesia diprediksi akan mempertahankan suku bunga pada 6,5% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 5 Juli mendatang hingga Oktober mendatang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) proyeksikan pencapaian inflasi tahun ini akan meleset dari target pemerintah yang sebesar 5,3%.

Kepala BPS Rusman Heriawan menyatakan pesimistis melihat data inflasi dan keadaan ekonomi saat ini bahwa target inflasi yang dicanangkan pemerintah dalam APBN-P 2010 sebesar 5,3% akan tercapai.

“Angka 5,3% itu masuk zona pesimis,” ujar Rusman.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…