Sabtu, 3 Juli 2010 23:39 WIB Pendidikan Share :

Hari terakhir PSB diwarnai kebingungan orangtua

Solo (Espos)–Pada hari terakhir pendaftaran penerimaan siswa baru (PSB) tahun ajaran 2010/2011 diwarnai kebingungan orangtua yang tidak mengetahui peraturan pelaksanaan proses pendaftaran.

Berdasarkan pantauan Espos, puluhan orangtua siswa mendatangi sekretariat PSB Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharaga (Disdikpora) mereka mempertanyakan proses pencabutan pendaftaran hingga human error terkait entry data yang dilakukan oleh petugas maupun kesalahan pendaftar sendiri.

Adanya kesalahan teknis tersebut, orangtua siswa mengkawatirkan siswa tidak mendapatkan sekolah negeri pada akhir hari pendaftaran.

Menurut Yani, warga Palur Karanganyar, dirinya sebelumnya tidak mengetahui jika pada saat mendaftar siswa dapat melakukan pemilihan sekolah sebanyak empat kali, yakni dua sekolah negeri dan dua sekolah swasta. Sehingga ketika dirinya mendapati nilai siswa berada di bawah passing grade.

“Saya tidak tahu makanya kemarin saya tulis hanya satu sekolah, dan saat ini saya juga tidak bisa mencabut berkas yang telah masuk,” jelasnya ketika dijumpai Espos di kantor Disdikpora.

Selain persoalan tersebut, beberapa kasus yang terjadi yakni entry data yang dilakukan pihak sekolah tidak sesuai dengan data daftar sekolah yang diajukan. Beberapa orangtua siswa tersebut menanyakan tentang klarifikasi data tersebut.

das

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…