Sabtu, 3 Juli 2010 16:13 WIB News Share :

Evakuasi gerbong KA Logawa selesai

Madiun–Evakuasi gerbong dari Kereta Api Logawa jurusan Purwokerto-Jember yang terguling pada 29 Juni lalu di Dusun Petung, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, selesai pada Sabtu (3/7) pukul 05.00 WIB.

Kepala PT KAI Daop VII Madiun, Bambang Rudianto, mengatakan proses evakuasi wagon kereta api ketiga atau gerbong terakhir ini memakan waktu relatif lama–hampir 10 jam–karena posisi gerbong saat terguling berada di tempat yang paling sulit.

Selain itu, kata dia, gerbong terakhir ini juga terguling cukup jauh dari rel dibandingkan dengan dua gerbong lainnya yang telah berhasil dievakuasi lebih dulu.

Menurut dia, gerbong-gerbong tersebut nantinya akan dibawa ke balai yasa (bengkel kereta) terdekat, yakni di Surabaya. Rencananya, gerbong ini akan diperbaiki dan setelah selesai akan digunakan kembali.

Meski secara umum telah selesai, pihak PT KAI masih terus melakukan perbaikan lintasan rel di sekitar lokasi tergulingnnya KA Logawa. Akibat kecelakaan ini, rel sepanjang kurang lebih 600 meter mengalami kerusakan yang cukup serius.

Dikatakan, jalur itu sudah bisa dilewati kereta api meski dengan kecepatan pelan atau 5 kilometer per jam. “Hal ini mengingat perbaikan bantalan lintasan itu baru akan selesai minggu depan,” katanya.

Disinggung soal kelanjutan pemeriksaan masinis dan kru KA Logawa, Bambang mengaku masih dalam proses karena jumlah personel yang diperiksa cukup banyak dan pemeriksaan dilakukan secara perinci.

“Kami tidak bisa cepat karena proses pemeriksaan cukup sulit dan rinci. Pemeriksaan untuk hari ini libur, dan akan dilanjutkan pada hari Senin (5/7),” katanya.

Kereta Api Logawa  bernomor lokomotif CC20156 jurusan Purwokerto-Jember terguling di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun pada Selasa (29/6) sekitar pukul 14.30 WIB.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….