Sabtu, 3 Juli 2010 15:01 WIB Sepak Bola Share :

Casillas belajar dari pengalaman

CAPE TOWN–Kiper sekaligus kapten Timnas Spanyol, Iker Casillas, mengingatkan rekan-rekannya betapa pentingnya duel kontra Paraguay bagi La Furia Roja. Casillas tak ingin timnya memandang remah kekuatan tim wakil Amerika Selatan tersebut.

Casillas meyakini sedikit saja kesalahan dilakukan oleh timnya, maka tiket melaju ke semi final Afrika Selatan 2010 bisa saja gagal mereka genggam.

“Kami datang ke sini untuk melakukan yang terbaik. Kami tahu sepak bola tidaklah mudah. Lihat apa yang terjadi pada kami saat menghadapi Amerika Serikat musim panas lalu, atau yang terdekat saat menghadapi Swiss,” ujar Casillas seperti dilansir dari goal.com, Jumat (2/7).

“Pertandingan menghadapi Paraguay seperti final bagi kami, dan kami ingin mulai mempersiapkan diri ke semi final jika kami menang. Melaju ke babak berikutnya akan menjadi torehan besar, namun kami tak boleh terlalu percaya diri,” imbuh kiper Real Madrid itu dalam situs resmi klubnya.

Saat tampil di semi final Piala Konfederasi 2009 di Stadion Free State, Bloemfontein, Afrika Selatan, Tim Matador Spanyol secara mengejutkan takluk 0-2 di tangan Sam’s Army, julukan Timnas Amerika Serikat.

Kekalahan itu menggagalkan ambisi sang juara Eropa tersebut melangkah ke final. Setelah itu, Spanyol cukup lama tak tersentuh kekalahan hingga di laga pembuka penyisihan Grup H. Publik dikejutkan dengan kekalahan tim favorit juara itu 0-1 dari Swiss.

Kekalahan dari Swiss nyatanya tak melemahkan kekuatan mereka Iker Casaillas dkk. Justru hasil buruk dan mengecewakan itu memotivasi pasukan Vicente del Bosque tampil impresif hingga berhasil melangkah ke perempat final.

“Saya pikir semua kerja keras yang kami lakukan telah terbangun. Kami tak pernah mengangkat kepala kami terlalu tinggi, atau terlalu sombong. Kami tak menganggap diri kami tim superior saat menghadapi Portugal, dan kami juga tak akan melakukan itu saat menghadapi Paraguay,” cetus Casillas.

“Kami belajar dari Piala Konfederasi, dan kami tahu tak ada lawan mudah. Pengalaman mengajarkan kami tak boleh mempercayai tim mana pun. Memang benar kami memulai turnamen ini dengan buruk, tak ada yang memprediksi itu. Tapi kami tahu bagaimana mengorganisasi lagi tim dan kembali berada di jalur yang benar,” pungkas Casillas.
JIBI/SOLOPOS/anh

lowongan pekerjaan
PT.SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…