Sabtu, 3 Juli 2010 17:22 WIB Klaten Share :

Balita penderita Hydrocepalus butuh bantuan

Oleh : Moh Khodiq Duhri

Sejak dilahirkan pada 9 Agustus 2007 lalu, Aziz Nafi Maroza sudah menderita kelainan pada fisiknya. Anak ketiga dari pasangan Sadono, 43, dan Maryanti, 36, warga RT 6/RW III Dukuh Glagahwangi Desa Glagahwangi, Kecamatan Polanharjo, Klaten ini memiliki bentuk kepala besar yang dikenal dengan istilah Hydrocepalus. Ukuran kepalanya tidak seimbang dengan postur tubuhnya.

Selain bagian kepala, kedua kaki Aziz juga tidak normal. Berdasarkan hasil rontgen, kedua tulang kering pada betisnya terdapat benjolan. Kondisi itulah yang memaksa Aziz tidak bisa berjalan sebagaimana anak seusianya.

Kendati sudah berusia kurang dari tiga tahun, hingga kini Aziz susah makan nasi. Untuk menyambung hidupnya, Aziz hanya mengandalkan asupan gizi dari susu bubuk buatan ibunya. Kurangnya mendapat asupan gizi, badan Aziz pun tampak kurus dan tidak imbang dengan porsi kepalanya yang membesar. “Berat badan Aziz kini hanya 6,8 kg. Tampak kurus karena makannya juga sulit,” ujar Maryanti saat ditemui Espos, Sabtu (3/7).

Aziz lahir dari keluarga yang hidup serba kekurangan. Sadono, ayah Aziz tidak mempunyai pekerjaan yang menetap atau serabutan. Tak jarang Sadono bekerja sebagai buruh bangunan.

mkd

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…