Sabtu, 3 Juli 2010 09:17 WIB Internasional Share :

31 Orang tewas dalam pertempuran di Mogadishu

Mogadishu–Sebanyak 31 orang tewas dalam pertempuran dua hari antara pasukan pemerintah dan gerilyawan muslim garis keras di Mogadishu, ibukota Somalia, kata satu sumber medis, Jumat.

“Pertempuran itu merupakan yang terburuk dalam beberapa bulan ini dengan korban sipil dalam jumlah besar, tim medis kami mengambil 31 mayat sipil dan 93 orang terluka,” kata Ali Muse, kepala pelayanan ambulan Mogadishu, kepada AFP.

“Sebagian besar korban tewas ketika artileri berat menghantam rumah mereka,” tambahnya.

Pasukan pemerintah yang dibantu oleh pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika hari Kamis melancarkan ofensif untuk merebut lagi posisi-posisi yang dikuasai gerilyawan dalam bentrokan-bentrokan sebelumnya pada pekan ini.

Sebanyak 26 warga sipil tewas selama pertempuran Kamis dan lima orang lagi tewas Jumat dalam tembak-menembak sporadis, kata Muse.

Baik pemerintah Somalia maupun milisi Al-Shabaab sama-sama mengklaim kemenangan dalam pertempuran.

“Musuh Allah kalah dalam pertempuran yang mereka atur. Kami menghancurkan salah satu tank mereka dan membunuh lima orang di kendaraan itu,” kata Sheikh Muktar Robow, seorang pejabat tinggi Al-Shabaab.

ant/rif

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…