Jumat, 2 Juli 2010 17:09 WIB Pendidikan Share :

UMS rintis pascasarjana Farmasi

Solo (Espos)--Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tengah merintis program S2 Farmasi, diperkirakan program tersebut dapat dilaunching pada tahun ini.

Direktur Pascasarjana UMS, Prof Dr Khudzaifah Dimyati mengatakan, seluruh kelengkapan administrasi pembukaan program S2 tersebut telah selesai namun demikian kesiapan tersebut masih akan divisitasi oleh Direktorat Perguruan Tinggi (Dikti). Dia mengatakan, penambahan program S2 Farmasi dinilai memenuhi ragam kebutuhan pendidikan di bidang ilmu kesehatan maupun kedokteran. Menurut hasil pemantauan internal di tingkat universitas, animo pendaftar di bidang tersebut cenderung meningkat.

“Kami sudah mengadakan survey tahap awal di sejumlah perguruan tinggi, dan dalam waktu dekat ini kami akan memverifikasi data minat pendaftar di sejumlah perguruan tinggi yang membuka program S2 Farmasi,” jelasnya ketika dijumpai Espos, Rabu (30/6).

Dia mengatakan, untuk merintis program tersebut pihaknya melakukan persiapan sarana dan prasana penunjang proses perkuliahan. Disamping itu, sambung dia, jumlah tenaga pendidik harus mencukupi kuota mahasiswa yang akan mengambil program studi Farmasi. Menurutnya, seluruh kesiapan teknis di internal kampus dan penyusunan kurikulum telah final sehingga diharapkan pada tahun ini program tersebut dapat dilaunching.

“Semua sudah siap, hanya menunggu visitasi dan proses survey tahap akhir,” papar dia.

das

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…