Jumat, 2 Juli 2010 17:57 WIB Hukum Share :

PT Jateng monitor kinerja hakim PN

Solo (Espos)–Pengadilan Tinggi (PT) Jateng mulai menyebar sejumlah hakim pengawas guna memonitor kinerja hakim di setiap Pengadilan Negeri (PN). Hal itu terpaksa dilakukan, guna memastikan sekaligus mewaspadai munculnya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan hakim dalam mengatasi suatu kasus.

Demikian ditegaskan Ketua PT Jateng, Sarah Wiyono saat ditemui wartawan di sela-sela acara ‘Sertijab Ketua PN Solo’ di Solo, Jumat (2/7). Langkah menyebar setiap hakim pengawas ke 35 PN di Jateng sudah dilakukan sejak beberapa pekan terakhir. Di mana, di setiap karesidenan akan dijaga dan diawasi secara ketat oleh tiga hakim tinggi.

“Maksud kami baik, yakni untuk melakukan pencegahan dan pembinaan terhadap seluruh hakim yang ada. Kalau memang ada persoalan ataupun penyalahgunaan di sana, tentunya kami siap untuk mengambil tindakan tegas,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, semenjak dirinya bertindak sebagai Ketua PT Jateng tiga bulan lalu, sudah melakukan peninjauan secara langsung di 23 PN di Jateng. Sisanya, yakni 12 PN akan diselesaikan dalam waktu dekat. Selain mengawasi kasus, pihaknya juga konsen terhadap pemantauan perawatan bangunan fisik serta kebersihan PN.

“Sistem kerja hakim tinggi itu dilakukan secara acak dan fleksibel. Artinya, dalam sebuah karesidenan kan terdapat beberapa wilayah. Jadi, sistem pengawasan melekat itu dilakukan secara bergantian,” ulas dia.

Saat disingung tentang sejauh mana partisipasi masyarakat di Jateng terkait pengawalan terhadap kasus yang sedang diproses di pengadilan, Sarah Wiyono menerangkan sudah cukup baik. Hanya, ke depan perlu ditingkatkan kembali. Guna memaksimalkan hal tersebut, pihaknya sudah membuka meja pengaduan yang dikhususkan sebagai sarana publik dalam mengawal proses persidangan.

“Kami juga berharap setiap pengaduan yang disampaikan harus didasari pada bukti dan fakta yang benar adanya. Kami pun siap menindaklanjuti setiap pengaduan yang ada,” terang dia dengan dibenarkan Humas PT Jateng, Sudarmaji.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PN Solo yang baru, yakni Sutanto berjanji akan menindaklanjuti setiap kasus menarik di Solo. Hal itu sudah menjadi target utama yang akan dilakukan di masa mendatang.

“Saya sudah siap untuk menindaklanjuti setiap kasus yang ada di PN Solo ini,” ujar dia.
pso

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…