Jumat, 2 Juli 2010 11:19 WIB Hukum Share :

Oknum polisi pembuat onar dijebloskan sel

Surabaya–Oknum polisi, Bripka SH yang membuat onar di Jalan Lidah Kulon harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Oknum polisi dari Polsek Lakarsantri itu kini mendekam di sel Mapolrestabes Surabaya.

“Dia sudah kita proses,” kata Wakapolrestabes Surabaya AKBP Bahagia Dachi, Jumat (2/7). Dari informasi yang dihimpun, Bripka SH menenggak miras di kawasan Lokalisasi Dolly, kemudian pulang ke rumahnya di kawasan Lidah Wetan. Saat di tengah perjalanan, oknum anggota Polsek Lakarsantri itu bermasalah dengan pengendara  motor lainnya, Selasa (29/6) malam.

Kemudian terjadi keributan antara warga itu dengan Bripka SH di Jalan Lidah Kulon depan warung Mie Remaja Cak Di. Cak Di pemilik warung mie yang tidak tahu permasalahannya, terkena ‘awu anget’ ulah oknum polisi itu.

Telor sekitar 10 kg pecah semua dan etalase dagangannya pecah dan pecahan kaca itu bercampur dengan sayur, pecahan telor serta bahan baku dagangan mie lainnya. Akibatnya, penjual mie itu mengalami kerugian ratusan ribu.

Tak hanya itu, oknum polisi itu juga meresahkan dan membuat warga ketakutan karena melepaskan dua kali tembakan dari psitol miliknya. Sehingga membuat Cak Di bersama istrinya melarikan diri ke balakang warung, agar tidak terkena peluru nyasar.

Keributan yang terjadi juga menarik perhatian warga sekitar. Namun setelah mendengar suara tembakan dari pistol dinas Bripka SH sebanyak dua kali itu, warga yang sebelumnya bergerombol, langsung lari tunggang langgang meninggalkan lokasi kejadian untuk menyelamatkan diri dan warga tidak berani mendekat lagi.

Mantan Kapolres Surabaya Selatan ini, geram dengan ulah oknum anggota Polsek Lakarsantri itu. Pasalnya, anggota kepolisian lainnya bertugas memburu bandit, tapi oknum Bripka SH malah menghamburkan tembakan ke udara yang menakutkan dan meresahkan warga. “Dia tidak pantas jadi polisi. Setelah kita proses, dia langsung kita tahan,” jelasnya.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…