Jumat, 2 Juli 2010 09:56 WIB News Share :

Empat anak di bawah umur ditelantarkan

Tulungagung–Kasus penelantaran anak oleh orang tua kembali terjadi. Kali ini terjadi di Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Empat bocah di bawah umur ditelantarkan ibu kandungnya, sementara sang ayah menjalani hukuman di penjara.

Empat bocah malang yakni Rani ,12, Fatma ,9, Rindi ,7, dan Agung ,5. Keempatnya kini harus tingal di rumah kontrakan tanpa adanya belaian kasih sayang, setelah sang ibu, Suprapti pergi tanpa diketahui keberadaannya. Sementara Tego ayahnya harus dijebloskan ke dalam penjara karena terlibat perkara pidana.

“Kalau ibunya pergi sudah sebulanan, tapi kalau bapaknya dipenjara sejak sebulan setengah lalu. Saya sendiri nggak tahu kenapa bapaknya dipenjara,” kata Arief, salah seorang tetangga keempat bocah malang tersebut, saat ditemui wartawan, Kamis (1/7) malam.

Akibat penelantaran tersebut, keempat bocah itu saat ini harus mandiri untuk semua aktivitasnya. Sedangkan kebutuhan makan dan minum mengandalkan belas kasihan dari tetangga.

“Awal-awal dulu ada kerabat ibunya yang sering datang, tapi sudah hampir semingguan ini nggak ada sama sekali yang datang,” imbuh Arief.

Arief berharap, dalam waktu dekat ibu keempat anak malang tersebut bisa kembali menemui anak-anaknya. Ini setelah keempat bocah yang mengalami penelantaran tampak mengalami gangguan psikis berat.

Sementara saat wartawan coba bertanya mengenai kejadian yang menimpanya, keempat bocah tersebut juga tak bisa banyak menjawab. Sebaliknya, keempatnya tampak shock dan lebih banyak mengurung diri dalam kamar kontrakan.

“Ibu nggak ada, nggak pulang sudah lama,” ungkap Fetma, anak kedua dari 4 bersaudara, sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

Fatma mewakili kakak dan adiknya juga berharap sang ibu bisa segera menemuinya kembali, sementara sang ayah belum keluar dari penjara.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…