Jumat, 2 Juli 2010 16:40 WIB Sukoharjo Share :

Semester pertama, Satpol PP terima belasan aduan

Sukoharjo (Espos)–Satpol PP Sukoharjo menerima belasan pengaduan masyarakat sepanjang semester pertama. Pengaduan yang masuk sebagian besar terkait pelanggaran peraturan daerah (Perda).

Kasi Keamanan dan Ketertiban (Trantib) Satpol PP Sukoharjo, Sunarto mengatakan, hingga kini jumlah total aduan resmi yang dilayangkan masyarakat ke Pemkab Sukoharjo melalui Satpol PP mencapai 14 aduan. “Kalau secara resmi baru 14 aduan yang masuk, jumlah itu belum termasuk aduan lisan yang disampaikan masyarakat secara langsung,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (2/7) di kantornya.

Beberapa pengaduan yang masuk di antaranya mengenai, limbah, peternakan tidak berijin, bangunan tidak berijin, ijin gangguan lingkungan tempat hiburan atau Perda nomor 1 tahun 1990 (IMB), Perda nomor 17 tahun 2003 (retribusi bangunan), Perda nomor 19 tahun 2003 (tempat hiburan).

Sunarto menambahkan, hingga kini dari 14 aduan masyarakat yang masuk, yang tertangani baru sembilan kasus. Sedangkan lima kasus sisanya, masih dalam proses penyelesaian. “Tidak semua kasus langsung selesai, karena butuh proses, apalagi personil dan sarana prasarana kurang memadai seperti kami tidak memiliki alat angkut. Kalaupun tidak ada penyelesaian, ya tentu bagi pihak yang melanggar akan dikenai sanksi tapi setelah proses pemberkasan,” katanya.

ufi

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…