Jumat, 2 Juli 2010 09:57 WIB News Share :

AS bantu pendidikan Indonesia 160 juta dolar

Surabaya –– Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Cameron R Hume menegaskan bahwa negaranya siap membantu pengembangan pendidikan di Indonesia dengan dana sebesar 160 juta dolar AS.

“Dukungan itu sudah ditandatangani Presiden Obama dengan Presiden Yudhoyono dalam pertemuan di Kanada pada beberapa minggu lalu,” katanya, di Surabaya, Kamis malam.

Di sela peringatan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (AS) atau “Independence Day” (Fourth of July) di Surabaya, ia mengatakan bentuk kegiatan untuk pengembangan pendidikan itu akan ditentukan Komisi Bersama Indonesia-AS.

“Komisi Bersama Indonesia-AS itulah yang akan memformalkan bentuk kegiatannya, namun prinsipnya bentuknya bergantung apa yang diminta pemerintah Indonesia,” katanya, didampingi Konsul Jenderal AS di Surabaya, Carryn McClelland.

Meski demikian, katanya, kerja sama pendidikan sebenarnya sudah berjalan antara Indonesia-AS, di antaranya program pengajaran oleh 20 guru Bahasa Inggris dari AS pada sejumlah sekolah di Jatim.

“Ada pula Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar yang meminta kerja sama pendidikan maritim biologi dengan universitas di Los Angeles, AS,” katanya.

Bentuk lain yang sudah berjalan adalah beasiswa Fulbright untuk mahasiswa Indonesia yang belajar di AS.

“Yang terbaru adalah kedatangan kapal AS untuk eksplorasi laut yakni Okeanos Explorer atas undangan pemerintah Indonesia dan sekarang berada di Perairan Sulawesi Utara untuk kerja sama penelitian,” katanya.

Tim kerja sama penelitian bawah laut Indonesia-AS itu telah menghasilkan gambar-gambar bawah laut yang sangat menakjubkan dan dapat ditelusuri lewat internet.

“Saya sendiri sudah melihat gambar yang mereka hasilkan, ada koral (karang) dari kedalaman 2,5 kilometer di bawah laut, ada pula gunung api di bawah laut. Sangat indah semuanya,” katanya.

Peringatan Hari Kemerdekaan AS yang dihadiri sejumlah pejabat di Jawa Timur ini ditandai dengan “toast” para hadirin, kemudian mendengarkan pidato Dubes AS untuk Indonesia, serta hiburan musik dari staf Konjen AS di Surabaya.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…