Kamis, 1 Juli 2010 13:39 WIB Sepak Bola Share :

Ronaldo frustrasi

LISBON–Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo tak memungkiri dilanda perasaan frustrasi karena perjalanan tim nasionalnya di Piala Dunia 2010 berakhir setelah menelan kekalahan dari Spanyol di babak 16 besar.

Pemain bintang Real Madrid tersebut sekali lagi gagal mentransformasikan performanya di level klub untuk mengangkat performa tim nasionalnya di turnamen besar dunia. Pemain sayap berusia 25 tahun tersebut mengaku sangat sedih Portugal terdepak di tangan tim juara Eropa, Spanyol.

“Saya merasa seperti orang yang bangkrut, sangat putus asa, frustrasi dan merasakan kepedihan yang tak terbayangkan,” ujar Ronaldo dalam situs Gestifute seperti dilansir dari yahoosports.com, kemarin.

Ronaldo yang mengakhiri paceklik gol hampir dalam dua tahun dengan mencetak satu gol saat kemenangan besar 7-0 atas Korea Utara di laga kedua penyisihan grup, juga membantah berselisih paham dengan sang pelatih, Carlos Queiroz. Kabar mengenai ketidakharmonisan hubungan Ronaldo dengan Queiroz mencuat saat pemain terbaik dunia tahun 2008 tersebut menolak menjawab pertanyaan wartawan mengenai kekalahan Portugal dari Spanyol saat konferensi pers seusai pertandingan.

Saat itu Ronaldo mengatakan dia tidak bisa menjelaskan mengenai kekalahan itu dan meminta wartawan mengajukan pertanyaan itu kepada Queiroz. Akibat pernyataan itu, sejumlah kritikan mulai menyerang Ronaldo dan kabar mengenai ketidakharmonisan hubungannya dengan Queiroz mencuat. Namun dengan cepat Ronaldo menangkis semua asumsi dan kritikan tersebut. “Saat saya mengatakan untuk menanyakan pertanyaan itu kepada pelatih, itu karena Carlos Queiroz yang memegang peranan lebih penting dalam sebuah konferensi pers,” sebut Ronaldo.

“Saya tidak berada dalam posisi menjelaskan apa yang terjadi. Saya hanya seorang manusia biasa dan seperti manusia lainnya, saya sangat sedih dan saya memiliki hak untuk merasa sedih. Saya tahu saya seorang kapten dan selalu dikaitkan dan akan selalu dikaitkan dengan tanggungjawab saya,” tukas dia.

JIBI/SOLOPOS/anh

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…