Kamis, 1 Juli 2010 19:48 WIB News Share :

Peserta Muhammadiyah mulai masuk Yogyakarta


Yogyakarta-
-Ribuan muktamirin dan penggembira Muktamar Satu Abad Muhammadiyah, mulai memasuki Kota Yogyakarta dan sekitarnya dan langsung ditempatkan di beberapa sekolah Muhammadiyah.

“Hari ini ribuan muktamirin dan penggembira dari berbagai daerah mulai berdatangan dan mereka langsung kami tempatkan di sekolah-sekolah yang dijadikan tempat penginapan sementara,” kata Koordinator Panitia Penerimaan Penggembira Muktamar Kampung Kauman Yogyakarta, Rohimah, Kamis (1/7).

Menurut dia, para penggembira datang lebih awal karena sebagian besar merupakan para pemuda yang ditugaskan untuk mempersiapkan gerai yang akan digunakan saat berlangsung Muktamar di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

“Sebagian lagi mereka ini adalah peserta Muktamar Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah di Bantul,” katanya.

Ia mengatakan, muktamirin dan penggembira ini ditempatkan di SD Induk Kauman yakni dua kelas untuk putri dan satu kelas untuk putra. “Untuk sarana tidur mereka panitia menyediakan tikar dan karpet serta bantal, di sekolah ini juga terdapat sebanyak 15 MCK sehingga dipandang cukup untuk menampung segala keperluan para tamu,” katanya.

Kesekretariatan Mukatamar Ikatan pelajar Muhammadiyah (IPM) Dede Kurniasih mengatakan saat ini sekitar 300 peserta Muktamar IPM telah tiba di Kabupaten Bantul dan mereka di inapkan di beberapa SMK, SMU dan SD Muhammadiyah yang ada di Bantul.

“Para peserta Muktamar IPM yang lainnya masih berada di pos-pos penampungan yang akan segera dialihkan ke Bantul karena Muktamar IPM di pusatkan di Bantul,” katanya.

Ia mengatakan, peserta Muktamar IPM di Bantul diperkirakan mencapai 1.073 orang perwakilan dari 33 wilayah dan 304 perwakilan daerah atau kabupaten/kota. “Perwakilan daerah masing-masing tiga orang, sedangkan perwakilan wilayah masing-masing lima orang,” katanya.

inilah/isw

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…