Kamis, 1 Juli 2010 07:14 WIB News Share :

HUT Bhayangkara, Kompolnas berharap Polri lebih terbuka

Jakarta – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-64 kepada Polri. Beberapa catatan harapan dan apresiasi pun disampaikan Kompolnas untuk Polri.

“Kompolnas berharap agar Polri lebih terbuka,” ujar anggota Kompolnas Adnan Pandu Raja, Kamis (1/7).

Adnan menjelaskan, sifat terbuka Polri masih dirasa kurang oleh Kompolnas. Meski di beberapa kasus, Polri telah menempatkan Kompolnas untuk duduk bersama ikut mencari solusi.

Era keterbukaan, kata Adnan, sudah menjadi keniscayaan bagi Polri. Terlebih, Kompolnas sebagai pembantu presiden berwenang memberikan pertimbangan untuk menentukan arah kebijakan Polri.

“Kita harapkan mulai membuka diri. KY sendiri sudah mulai diberikan ruang oleh MA untuk memeriksa
hakim dalam rangka membangun akses akuntabilitas publik atau mengindari jeruk makan jeruk maka hal itu sudah harusnya dilakukan,” jelasnya.

Beberapa catatan penting disampaikan Adnan terkait sikap Polri yang masih belum kooperatif. Salah satunya sikap Polri yang mengajukan Perpres soal pengajuan nama-nama calon Kapolri. Meski draft Perpres tersebut kini masih dibahas oleh pemerintah untuk disahkan. Namun, masalahnya Kompolnas menilai Perpres itu telah melangkahi tugas dan wewenang Kompolnas sebagai pembantu Presiden.

“Itu kan cenderung tidak menghargai Kompolnas. Kita sebagai pembantu presiden tentu tidak ingin hal ini terjadi,” jelasnya.

Dengan catatan di atas, Adnan pun tidak ingin menilai buruk semua kinerja polisi. Di bagian lain, ia mengapresiasi langkah Polri yang mulai akuntabel mengelola keuangannya.

“Hasil audit BPK yang menyatakan wajar tanpa pengecualian kita patut mengapresiasi. Itu sangat positif,” tandasnya.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…