Kamis, 1 Juli 2010 09:07 WIB News Share :

Gerakan 'Dukung Tempo melawan gugatan Polri' muncul di Facebook

Jakarta–Beberapa pihak menilai langkah Polri yang menggugat Majalah Tempo terkait cover ‘Rekening Gendut Perwira Polisi’ sebagai tindakan berlebihan. Masyarakat pun beranggapan serupa, beberapa bahkan mendukung Tempo lewat situs jejaring sosial untuk melawan gugatan Polri.

Hal ini tertuang dalam sebuah akun facebook bertitel ‘DUKUNG TEMPO MELAWAN GUGATAN POLRI’. Akun ini muncul sebagai bentuk dukungan pengguna Facebook bagi Majalah Tempo yang digugat oleh Polri.

Pantauan detikcom, Rabu (30/6), hingga pukul 23.15 WIB, akun ini baru beranggotakan 263 orang. Semua anggota akun terang-terangan menyatakan dukungannya bagi Tempo.

Berdasarkan data yang tertuang dalam Facebook, akun dukungan ini dirintis oleh Permisi Choy NumpangLewat atau Sefni Lali Muga dan Nursailan Ilan. Dalam salah satu postingnya, salah seorang admin menungkapkan, bahwa Polri tidak perlu mengurusi cover majalah karena masih banyak tugas lain yang harus diselesaikan.

“Masih Banyak Tugas yang harus diselesaikan olh Polisi bukan malah mengurus cover Majalah.. Gmn kabar Para Jendral Polisi yang terlibat kasus Gayus Tambunan & yang lainnya.. Mau jadi LayOut kali Polisi kita ini.. Lawan semua bentuk Arogansi Polisi!!” tulis Permisi Choy NumpangLewat.

Sementara itu, beberapa anggota lain bahkan menilai langkah Polri menggugat Tempo sebagai bentuk kepanikan.

“Gak usah pake acara gugat-gugatan,, buktiin aja klo emang salah,, buka semua rekening yg dicurigai bermasalah… Klo gini,, keliatan kaya kebakaran jenggot,, panik gak karuan!” tulis salah seorang anggota dengan nama Mohammad Musthofa Hidayatullah.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…