Kamis, 1 Juli 2010 16:30 WIB Sukoharjo Share :

Disdik akui keterlambatan SKH

Sukoharjo (Espos)–Dinas Pendidikan (Disdik) mengakui adanya keterlambatan pendistribusian Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) ke sekolah terutama SD, sehingga baru hari pertama pendaftaran siswa baru (PSB), Rabu (30/6) bisa dilaksanakan.

Seharusnya pendistribusian itu dilakukan sebelum PSB digelar agar tidak mengganggu jalannya proses pendaftaran. Namun demikian Disdik menjelaskan keterlambatan pendistribusian itu terjadi lantaran pengiriman SKHUN asli dari Disdik Provinsi Jawa Tengah (Jateng) juga termasuk lambat.

Disdik baru menerima SKHUN dari Disdik Jateng pada Selasa (29/6) malam. Selanjutnya pada Rabu pagi, SKHUN didistribusikan ke sekolah. “SKHUN baru kami terima pada Selasa malam. Selanjutnya Rabu pagi pukul 07.00 WIB, SKHUN langsung kami bagikan ke unit pelaksana teknis daerah (UPTD) di masing-masing kecamatan,” jelas Kepala Bidang (Kabid) TK, SD Disdik, Sukardi kepada Komisi IV dalam inspeksi mendadak (Sidak) di Kantor Disdik setempat, Kamis (1/7).

Saat ini, Kardi sapaan akrabnya menambahkan, SKHUN sudah dibagikan ke semua sekolah. Sehingga dia menjamin PSB pada hari kedua lebih lancar dibandingkan dengan hari pertama. Di kesempatan sama, Kabid SMP, SMA/SMK Disdik, Dwi Atmojo Heri menjelaskan, sekolah terutama SMP dan SMA saat ini diperbolehkan menerima SKHUN sementara. “Kami sudah menginstruksikan sekolah untuk menerima SKHUN sementara bagi para siswa yang yang akan mendaftar. Namun dengan catatan mereka belum menerima SKHUN yang asli,” terangnya.

aps

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…