Kamis, 1 Juli 2010 14:47 WIB Sepak Bola Share :

Belanda merendah

JOHANNESBURG–Modal empat kemenangan beruntun di ajang Piala Dunia 2010 semakin mengukuhkan status Belanda sebagai kandidat juara. Namun, menghadapi duel perempat final kontra Brazil, Jumat (2/7), De Oranje langsung mengklaim label underdog.

Rekor Belanda di Afrika Selatan nyaris tanpa noda. Setelah menyapu bersih tiga laga fase grup, Belanda meneruskan catatan sempurna dengan melibas Slowakia 2-1 di babak 16 Besar, Senin (28/6). Namun, performa juara dunia lima kali Brazil juga terlihat sangat impresif saat menenggelamkan Cile di putaran yang sama.

“Saya sudah melihat ke depan untuk pertandingan ini. Melawan Brazil, mungkin kami untuk kali pertama menjadi underdog di Afrika Selatan. Tetapi kami berada di sini dengan satu alasan, meraih penghargaan besar. Kami harus yakin dengan hal itu,” ungkap pelatih Belanda, Bert van Marwijk, seperti dilansir sportinglife.com, Rabu (30/6).

“Orang-orang mungkin menertawakan ketika kami berkata mampu memenangi Piala Dunia. Tapi Anda harus menunjukkan mental sesungguhnya, fokus konsisten. Saya rasa kami memperlihatkan itu,” imbuhnya.

Skuat Belanda menyuguhkan gaya menyerang yang juga didukung pertahanan kuat. Fakta itu meneguhkan kepercayaan diri De Oranje memasuki fase krusial, terutama meladeni tim sekelas Samba.

“Dalam semua pertandingan yang telah kami mainkan, kami menunjukkan mampu mengendalikan laga. Kami mencetak tujuh gol dan bisa memperlihatkan betapa bagus permainan kami. Saya pikir, pertahanan kami juga tampak bagus karena hanya kemasukan dua kali,” beber Marwijk.

Terpisah, Ryan Babel optimistis Belanda punya kans apik menumbangkan Kaka cs. Namun, Babel mengakui De Oranje harus berbenah. Sejauh ini, Belanda masih menjadi sasaran kritik karena belum menampilkan gaya menyerang seperti yang menjadi ciri khas mereka.

“Saya pikir selalu sulit bermain menghadapi tim yang tidak ingin bermain sepak bola dan hanya menunggu Anda. Kami akan memeragakan sepak bola yang lebih baik menghadapi tim yang ingin bermain bagus. Brazil pasti tidak mau hanya menunggu, jadi mungkin kami bakal tampil lebih baik dibanding sebelumnya…”

Tentang celaan yang mengarah ke kubu Belanda, striker Liverpool tersebut mengatakan mereka enggan memikirkan hal itu secara berlebihan. “Kami tidak tertarik dengan kritikan semacam itu. Pada akhirnya, ketika memenangi turnamen, tak ada yang akan membicarakan gaya sepak bola yang kami pakai.”

JIBI/SOLOPOS/yms

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…