Rabu, 30 Juni 2010 18:44 WIB News Share :

Pembancokan, Polda pastikan pelaku bukan psikopat

Yogyakarta–Warga Yogyakarta menduga pembacok yang meresahkan masyarakat adalah seorang psikopat. Namun polisi membantahnya.

“Kalau ada yang bilang dia itu psikopat, itu nggak benar. Ini murni kejahatan perampokan,” kata Kabid Humas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta AKBP Anny Pudji Astuti, Rabu (30/6).

Anny mengatakan, pesan singkat yang menyebar di kalangan warga Yogyakarta itu hanya melebih-lebihkan. “Itu nggak ada,” kata Anny.

Namun Anny belum bisa menjelaskan hal itu secara detail. Saat ini, tim khusus yang dibentuk untuk mengungkap kasus itu masih bekerja.

“Kita sedang selidiki, saya belum bisa mengungkapnya sekarang. Tapi kita bergerak,” kata Anny.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah orang dibacok di daerah Ring Road Utara Yogya dalam semalam. Warga menyebut, pelaku mengendarai motor Honda Vario putih.

Salah satu korban, Soni, juga mengatakan pelaku yang mengejarnya memang menunggangi Vario putih. Pembacok itu telah melukai lengan kanan temannya.

Polisi juga telah membenarkan adanya 5 pembacokan yang diterjadi di wilayah Sleman. Polisi masih menyelidikinya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…