Rabu, 30 Juni 2010 09:02 WIB News Share :

Pawai Taaruf Muhammadiyah akan pecahkan Rekor Muri

Yogyakarta--Pawai taaruf Muktamar Satu Abad Muhammadiyah di Yogyakarta pada 1 Juli akan mencoba memecahkan rekor yang sudah tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia.

“Rekor yang akan dipecahkan itu adalah jumlah peserta ‘drum band’ khususnya dari kepanduan Hizbul Wathan (HW),” kata Koordinator Pawai Taaruf Muktamar Satu Abad Muhammadiyah Edy Prajaka, di Yogyakarta, Rabu (30/6).

Menurut dia jumlah peserta drum band HW yang akan mengikuti pawai taaruf bertema “Muhammadiyah Menyapa Dunia” itu mencapai 1.200 orang, diperkirakan mampu memecahkan rekor peserta yang pernah tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebelumnya sebanyak 1.000 orang.

Selain diikuti drumb band HW, pawai taaruf tersebut juga akan diikuti oleh bergada prajurit keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, pleton inti dari sejumlah sekolah Muhammadiyah yang akan membawa bendera Merah Putih, bendera Muhammadiyah dan bendera organisasi otonom Muhammadiyah dan sejumlah komunitas masyarakat.

Ia mengatakan masing-masing pleton inti tersebut akan membawa  46 bendera Merah Putih sesuai dengan pelaksanaan Muktamar ke-46 Muhammadiyah dan 100 bendera Muhammadiyah melambangkan satu abad organisasi tersebut.

“Pawai akan dilakukan mulai pukul 13.00 WIB. Mengingat banyaknya peserta pawai, kemungkinan pawai baru akan selesai sekitar pukul 17.00 WIB,” katanya.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….