Rabu, 30 Juni 2010 16:05 WIB Solo Share :

Nasib 11 selter BST tergantung Pemkab

Solo (Espos)–Nasib 11 selter Batik Solo Trans (BST) yang berada di luar Kota Solo bergantung pada kebijakan pemerintah kabupaten (Pemkab) sekitar yang dilalui jalur BST. Berdasarkan data Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, 11 selter BST itu tersebar di Kabupaten Karanganyar dan Sukoharjo.

Rencananya 15 unit BST bantuan dari Kementrian Perhubungan tersebut selain melintas di 24 selter di dalam Kota Solo, juga akan singgah di 11 selter itu. Saat ini, pembangunan selter di Solo telah berjalan, namun di luar Solo belum ada selter yang dibangun. Kepala Bagian (Kabag) Kerja Sama Setda Solo, Sudarmasto Moelyadi mengakui nasib 11 selter BST itu sangat bergantung pada kebijakan masing-masing Pemkab. Namun, yang pasti, Sudarmasto menegaskan, Pemkab Karanganyar dan Sukoharjo telah menyanggupi pembangunan selter BST tersebut.

“Sudah kami sampaikan melalui badan koordinasi se-Soloraya dan mereka sudah menyanggupi,” kata Sudarmasto, saat ditemui wartawan, di ruang kerjanya, Rabu (30/6). Terkait 11 selter di luar Solo yang hingga kini belum dibangun, Sudarmasto memastikan sepanjang selter di luar Solo itu belum siap, rute BST akan dipangkas. Artinya, BST hanya akan beroperasi di dalam kota dimana selter siap digunakan.

tsa

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…