Rabu, 30 Juni 2010 17:38 WIB Solo Share :

Latihan tari bedaya ketawang dibuka untuk umum

Solo (Espos)–Menjelang jumenegan PB XIII Hangabehi, pihak Keraton Kasunanan Surakarta telah menggelar latihan tari bedaya ketawang di Sasono Sewoko Keraton Kasunana Surakarta. Menariknya, latihan tari yang dimulai setiap hari pukul 19.00 WIB tersebut dapat disaksikan oleh masyarakat Solo secara langsung.

“Selama sepekan ke depan, latihan tarian bedaya ketawang ini akan terbuka untuk umum bagi masyarakat yang ingin menyaksikannya,” kata pengageng III Pariwisata dan Museum Keraton Kasunana Surakarta, KP Satrio Hadinagoro kepada Espos, Senin (28/6).

Tarian bedaya ketawang, menurut Satrio, adalah tarian yang penuh dengan makna kehidupan manusia. Sebagai pengisi tarian, selain harus dari abdi dalem Keraton, seorang penarinya juga harus masih gadis. “Jumlahnya sembilan orang. Kalau pas hari H ternyata penarinya tanggal merah, maka harus digantikan penari yang lain,” terangnya.

asa

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…