Rabu, 30 Juni 2010 18:17 WIB News Share :

Kapolri
Pemberitaan rekening Jenderal tendensius

Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) angkat bicara soal isu rekening mencurigakan sejumlah jenderal. BHD menilai pemberitaan media terlalu tendensius soal rekening jenderal.

“Kasus rekening itu sesuatu yang masih dilakukan penyelidikan. Tapi bukan melalui sesuatu pemberitaan yang tendensius,” kata BHD dalam wawancara bersama TVOne, Rabu (30/6).

BHD menjelaskan, kasus rekening sejumlah perwira polisi saat ini masih ditangani secara internal. Sebagian bahkan sudah dipertanggungjawabkan.

“Dari aspek prosesnya (rekening jenderal) itu sendiri ada pertanggungjawaban dan masih dalam koridor. Tapi ini orang sudah menghakimi sudah dituduh. Itu sesuatu yang kurang mendidik tentunya,” jelasnya.

BHD meminta agar media selalu menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dalam penanganan kasus ini. Sebab, tidak semua Laporan Hasil Analisis (LHA) PPATK terdapat pelanggaran hukum.

“Kita sudah minta Divbinkum (Divisi Pembinaan Hukum) untuk meluruskan. Ini kan menyangkut privasi, kecuali nanti setelah dibuktikan ada perbuatan melanggar nanti kita jelaskan,” imbuh lulusan Akpol 1974 ini.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…