Rabu, 30 Juni 2010 11:33 WIB News Share :

Jenazah 1 siswa SMP Klaten yang tenggelam di Kuta ditemukan

Denpasar–Salah seorang dari tiga siswa SMPN I Karangdowo, Klaten, Jawa Tengah yang terseret ombak dan menghilang ketika berenang di Pantai Kuta, Bali, berhasil ditemukan telah menjadi mayat.

“Jenazah Angga Widhi Adma, 14, ditemukan tergolek oleh warga setempat di tepi pantai yang berjarak sekitar 300 meter arah selatan dari tempat kejadian,” kata Koordinator Balawista Badung I Made Suparka di Denpasar, Rabu (30/6).

Ia memperkirakan, memasuki hari ketiga, dua korban lainnya yang hingga kini belum diketemukan akan mengambang ke permukaan air laut.

“Kedua korban yang belum ditemukan itu masing-masing Dwi Anggono, 14 dan Bagus Dwi Prasetya, 14, akan terus kami cari dan pantau di sepanjang Pantai Kuta,” ujar Made Suparka.

Ia mengharapkan nelayan dan masyarakat pesisir pantai untuk segera melaporkan jika menemukan korban yang terseret arus saat menikmati deburan ombak Pantai Kuta pada Senin sore (28/6) lalu.

“Besar dugaan korban akan mengambang di permukaan laut, dan mudah-mudahan cepat terdampar ke pantai,” ujar Suparka yang mengerahkan seluruh anggotanya sejak hari kejadian untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Sebanyak lima siswa asak Klaten yang baru naik kelas, sore itu sekitar pukul 16.30 wita, mandi bersama di pantai di sebelah utara bekas Hotel Anggrek Kuta.

Korban yang baru beberapa menit menikmati deburan ombak, secara tiba-tiba muncul ombak besar yang menghantam mereka. Dua dari lima siswa yang mandi bersama-sama itu, berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga lainnya menghilang.

Rombongan pelajar tersebut, menurut Wakil Kepala Sekolah SMPN I Karangdowo, Klatenm Jateng, Sukarman, terdiri atas 140 siswa. Mereka tiba di Bali, Senin (28/6), dan menginap di sebuah hotel di Jalan Nangka Kota Denpasar. Beberapa saat setelah di Bali langsung meluncur ke Pantai Kuta.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…